Rusia Klaim Tembak Jatuh Dua Rudal ATACMS, Amerika-Ukraina Bungkam!



KOSMONIAL.ID – Kementerian Pertahanan Rusia pada Kamis, 26 Oktober 2023, mengklaim telah menembak jatuh dua rudal ATACMS buatan Amerika Serikat (AS) di Ukraina. 

Klaim ini merupakan yang pertama kalinya sejak senjata jarak jauh itu dikirim ke Ukraina pada bulan Juni lalu.

“Selama beberapa hari terakhir, pertahanan udara Rusia berhasil menembak jatuh dua rudal taktis ATACMS buatan AS, sebuah rudal anti-pesawat S-200 yang dikonversi untuk menyerang target darat, dua rudal anti-radar HARM dan dua sistem roket peluncuran ganda HIMARS,” kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan.

Rudal ATACMS adalah rudal balistik jarak menengah yang dapat membawa hulu ledak seberat 230 kilogram. 

Rudal ini memiliki jangkauan hingga 300 kilometer, menjadikannya senjata yang sangat efektif untuk menargetkan infrastruktur penting di belakang garis musuh.

Klaim Rusia ini belum diverifikasi secara independen, tetapi jika terbukti benar, maka akan menjadi kemajuan penting dalam pertahanan udara Rusia. 

Ini menunjukkan bahwa Rusia mampu menembak jatuh rudal jarak jauh yang canggih, yang dapat menjadi ancaman serius bagi pasukannya di Ukraina.

Klaim ini juga dapat menjadi pukulan bagi Amerika Serikat dan sekutunya, yang telah memasok senjata dan peralatan militer ke Ukraina dalam upaya untuk membantunya melawan invasi Rusia.

Analisis


Klaim Rusia ini memiliki beberapa implikasi penting. Pertama, ini menunjukkan bahwa Rusia masih mampu mempertahankan diri terhadap serangan udara dari Barat. 

Ini penting karena Rusia telah menghadapi peningkatan ancaman dari NATO sejak invasi Ukraina.

Kedua, ini dapat menjadi pukulan bagi Amerika Serikat dan sekutunya, yang telah memasok senjata dan peralatan militer ke Ukraina dalam upaya untuk membantunya melawan invasi Rusia. 

Jika klaim Rusia terbukti benar, maka akan menunjukkan bahwa senjata-senjata ini tidak sepenuhnya efektif dalam melawan pertahanan udara Rusia.

Ketiga, ini dapat meningkatkan tekanan pada Amerika Serikat dan sekutunya untuk meningkatkan bantuan militer ke Ukraina. 

Jika Rusia mampu menembak jatuh rudal ATACMS, maka mereka juga dapat menembak jatuh senjata-senjata lain yang lebih canggih.

Reaksi

Pemerintah Ukraina belum memberikan tanggapan atas klaim Rusia. Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berulang kali mengatakan bahwa Ukraina membutuhkan lebih banyak bantuan militer dari Barat untuk melawan invasi Rusia.

Amerika Serikat dan sekutunya telah berjanji untuk terus memberikan bantuan militer ke Ukraina. Namun, mereka belum memberikan rincian tentang jenis bantuan yang akan mereka berikan.

Kesimpulan

Klaim Rusia ini merupakan perkembangan penting dalam perang di Ukraina. Ini menunjukkan bahwa Rusia masih mampu mempertahankan diri terhadap serangan udara dari Barat, dan dapat menjadi pukulan bagi Amerika Serikat dan sekutunya. (*)

Sumber Referensi: TASS